Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Monday, October 10, 2011

Bimbang

Sudut gelap memanggil kebimbangan pena
Goresan air mata menyadarkan kebisuan jiwa
Orkestra jalanan seakan menjadi simponi cinta
Pikiran terus melawan keadaan untuk memaksa hati


Nurani dihempaskan oleh ombak pilihan
Lautan pertimbangan terus mencari jawaban
Kebimbangan ini menghentikan cahaya di ujung jalan
Gelap, sepi dan buntu
Tetesan angin terus menghembuskan keyakinan


Karya :
Muniral Fanny




Tuesday, April 26, 2011

NEGERI PARA BEDEBAH

Puisi Negeri Para Bedebah
Karya:Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan